Kemana Denda Setengah Milyar dari 108 Pelanggar PPKM Darurat Kabupaten Indramayu? Ini Penjelasan PN Indramayu

- 18 Juli 2021, 09:59 WIB
Pelaksanaan PPKM Darurat Kabupaten Indramayu Terima Setengah Milyar dari 108 Pelanggar dalam 2 Minggu
Pelaksanaan PPKM Darurat Kabupaten Indramayu Terima Setengah Milyar dari 108 Pelanggar dalam 2 Minggu /Dok.utaratimes/

UTARA TIMES- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Kabupaten Indramayu dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021 masih berjalan.

PPKM Darurat di Kabupaten Indramayu dari sejak ditetapkannya kebijakan sudah tercatat sebanyak 108 pelanggar.

108 Pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Indramayu yang melakukan pelanggaran mendapat sanksi pidana denda ringan (Tipring) hingga pidana kurungan badan.

Baca Juga: Peristiwa Hari ini dalam Sejarah di dunia : Jenderal Hideki Tojo Mengundurkan diri Sebagai Perdana Menteri

Sebagaimana keterangan Humas PN Indramayu, Sabtu (17/7) mengatakan tercatat sebanyak Rp 501. 750.000 (setengah milyar) denda yang dikumpulkan dari pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Indramayu.

“Dari total 108 pelanggar itu, denda yang dikenakan sudah terkumpul Rp 501 750.000 sedangkan biaya perkaranya terkumpul Rp 510 ribu,” ujar Humas Pengadilan Negeri Indramayu dalam keterangan yang dikutip Utara Times (17/7).

Dari jumlah 108 Pelanggar PPKM Darurat di Kabupaten Indramayu itu, sebanyak 4 Orang memilih pidana kurungan badan selama 5 hari.

Sedangkan 102 pelnggar lainnya membayar denda ratusan ribu hingga jutaan.

Baca Juga: Covid-19 Dapat Disembuhkan dengan Mengkonsumsi Bawang Putih? Cek Faktanya

Penerapan sanksi denda pelanggar PPKM Darurat sudah diatur dalam Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Pelindungan Masyarakat.

Humas Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Indramayu, Fatchu Rochman menerangkan jika uang denda akan diserahkan langsung ke kas negara.

“Mudah-mudahan masyarakat paham bahwa tidak ada uang denda di instansi pengadilan, kejaksaan, kepolisian atau instansi lainnya. Tapi uang denda ini langsung masuk ke kas negara,” ujar dia.***

Editor: Anas Bukhori


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah