Menko PMK: Bansos 2021 Disalurkan Pekan Kedua Bulan Juli baik PKH, BST, BLT 2021 Saat PPKM Darurat

- 2 Juli 2021, 10:48 WIB
ILUSTRASI: Bansos 2021
ILUSTRASI: Bansos 2021 /Tangkap layar instagram.com/@kemensosri

UTARA TIMES- Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan jika penyaluran bansos 2021 paling lambat akan disalurkan pekan kedua bulan Juli 2021.

Pernyataan tersebut disampikan Menko-PMK, Muhadjir Effendy dalam keterangannya tentang bansos 2021 melalui keterangan tertulis, 1 Juli 2021

Muhadjir Effendy juga menyampaikan jika bansos 2021 akan tetap disalurkan kepada keluarga penerima manfaat seluruh pelosok tanah air.

Baca Juga: Klik Cekbansos.kemensos.go.id Untuk Mengecek Daftar Penerima Bansos Rp 300 Ribu

"Mudah-mudahan paling lambat pada minggu kedua bulan Juli bansos akan bisa disalurkan ke seluruh pelosok Tanah Air kepada keluarga penerima manfaat yang membutuhkan," kata Muhadjir Effendy yang dikutip Utara Times dari PR-Depok, Jumat 2 Juli 2021

Penyaluran bansos 2021 ini mempertimbangkan dampak PPKM Darurat Jawa-Bali untuk menurunkan angka kemiskinan seperti pandmei sebelumnya.

Adapun Bansos 2021 yang akan dicairkan pada pekan kedua bulan Juli 2021 ialah Program Keluarga Harapan  (BLT PKH ), Program Sembako dan Program Bantuan Sosial Tunai  (BST)

Rincian bansos 2021 dari ketiga program tersebut ialah Penerima PKH yang akan menerima manfaat sekitar 10 juta keluarga, program sembako akan menyasar ke 18,8 juta keluarga, sementara itu program bantuan social tunai (BST) untuk 10 juta keluarga.

 “Tujuannya untuk menyinkronkan agar bansos bisa disalurkan secepat mungkin dan cakupannya betul-betul tepat sasaran. Paling utama agar masyarakat paling terdampak, yaitu mereka yang ada di lapisan terbawah bisa terbantu dengan adanya bansos yang akan digulirkan nanti," ucapnya.

Baca Juga: Simak Ramalan Zodiak Jumat, 2 Juli 2021: Libra, Scorpio, Sagittarius, Capricorn, Aquarius, Pisces

Sementara itu Mensos Tri Rismaharini menyampaikan bahwa dirinya pasca perbaikan data terpadu kesejahteraan sosial merealisasikan penyaluran Bansos 2021 dengan program PKH dan BPNT sebanyak 32.953.559 keluarga.

Akan tetapi berbeda dengan data dari himbara yang mengatakan keluarga penerima manfaaat sebanyak 3.614.355 keluarga, persoalannya gagal burekol akibat data anomaly dan tidak lengkap.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku penganggaran untuk pemberian bansos BST tidak dialami masalah. Namun, Mensos diminta bersurat terkait usulan anggaran perpanjangan alokasi BST Mei-Juni 2021.

Baca Juga: Kode Redeem FF ‘Free Fire’ Terbaru Jumat 2 Juli 2021: Ada Senjata hingga Kitty Pet yang Bisa Kamu Klaim!

"Saya minta ini untuk segera dikirim agar Juli ini bisa segera disalurkan sekaligus dua bulan alokasi BST. Ini tentu akan sangat membantu. Kalau untuk penyaluran kepada mereka yang datanya mirip (mendekati 70%) dan data kurang lengkap, Mensos bisa menyurati Himbara untuk memberikan otorisasi," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Menyoal penyaluran BLT yang bersumber dari dana desa, ujar Muhadjir Effendy, diminta segera disalurkan kepada lima juta KPM.

Untuk pemenuhan kuota menjadi delapan juta KPM segera dapat dilakukan peninjauan ulang penggunaan dana desa. Langkah ini supaya penduduk yang terdampak pandemi Covid-19 bisa mendapatkan bantuan.***

 

Editor: Anas Bukhori

Sumber: Depok.pikiran-rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah