Benarkah Rabu Wekasan Hari Sial? Simak Penjelasan Menurut Islam

18 September 2022, 01:30 WIB
Benarkah Rabu Wekasan Hari Sial? Simak Penjelasan Menurut Islam /UTARA TIMES

UTARA TIMES – Simak informasi terkait benarkah Rabu Wekasan hari sial lengkap dengan penjelasan menurut Islam.

Diketahui bahwa Rebo wekasan atau Rabu wekasan merupakan sebutan bagi hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam perhitungan kalender Jawa.

Karna dianggap sebagai hari sial oleh segelintir orang, maka ada rtual-ritual khusus yang dilakukan pada saat menyambut Rabu Wekasan. Di mana tradisi tersebut terus berkambang sampai saat ini di masyakat.

Berikut informasi terkait benarkah Rabu Wekasan hari sial lengkap dengan penjelasan menurut Islam yang dilansir Utara Times dari portaljember.com.

Baca Juga: Begini Fakta Film Horor Inang yang Angkat Mitos Rebo Wekasan Lengkap Jadwal Tayang Bioskop Terbaru

Pada Hari Rabu Wekasan terdapat satu keyakinan, yaitu jika ada bahwa bayi yang lahir pada hari Rebo wekasan maka harus diruwat. Di mana tujuan ritual tersebut dilakukan untuk menghindari kesialan.

Lalu bagaimana menurut Islam terkait benarkah Rabu Wekasan adalah hari sial? Simak penjelasannya disini.

Berdasarkan mitos yang beredar bahwa bulan Safar adalah bulan sial dan bulan diturunkannya bala bencana, maka Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya sebagai berikut ini:

Baca Juga: Rabu Wekasan Jatuh Pada Tanggal Berapa? Berikut Sejarah Rabu Wekasan Menurut Islam

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم: قَالَ لَا عَدْوَى وَلَا صَفَرَ وَلَا هَامَةَ. رواه البخاري ومسلم

"Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Tidak ada penyakit menular. Tidak ada kepercayaan datangnya sial dari bulan Shafar. Tidak ada kepercayaan bahwa orang mati, rohnya menjadi burung yang terbang. (HR al-Bukhari dan Muslim).

Dalam menafsirkan kalimat “walaa shafar” dalam hadits di atas, al-Imam al-Hafizh al-Hujjah Ibn Rajab al-Hanbali, ulama salafi dan murid terbaik Syaikh Ibn Qayyim al-Jauziyah, berkata sebagai berikut:

Baca Juga: Rebo Wekasan 2022 Kapan? Inilah Info Sesuai Kalender Jawa Lengkap dengan Penjelasannya

Artinya: "Maksud hadits di atas, orang-orang jahiliyah meyakini datangnya sial dengan bulan Shafar. Mereka berkata, Shafar adalah bulan sial. Maka Nabi SAW membatalkan hal tersebut. Pendapat ini diceritakan oleh Abu Dawud dari Muhammad bin Rasyid al-Makhuli dari orang yang mendengarnya berpendapat demikian. Barangkali pendapat ini yang paling benar."

"Banyak orang awam yang meyakini datangnya sial pada bulan Shafar, dan terkadang melarang bepergian pada bulan itu. Meyakini datangnya sial dengan bulan Shafar termasuk jenis thiyarah (meyakini adanya pertanda buruk) yang dilarang." (Al-Imam al-Hafizh Ibn Rajab al-Hanbali, Lathaif al-Ma’arif, hal. 148).

Baca Juga: Doa Penolak Bala Untuk Rebo Wekasan 2021, Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya

Dari hadits di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa meyakini bulan Safar, Rabu Wekasan atau hari Rabu terakhir di bulan Safar adalah hari sial menurut Islam tidaklah dibenarkan.

Namun, berdoa di bulan Safar agar terhindar dari segala macam marabahaya tentu diperbolehkan.

Demikianlah informasi terkait benarkah Rabu Wekasan hari sial lengkap dengan penjelasan menurut Islam.***

Editor: Anas Bukhori

Tags

Terkini

Terpopuler