Aparat Smackdown Mahasiswa Berlanjut, Pelaku Polisi Banting Mahasiswa Langgar SOP Pengamanan dan Minta Maaf

- 14 Oktober 2021, 15:04 WIB
Aparat Smackdown Mahasiswa Berlanjut, Polisi yang Banting Mahasiswa Langgar SOP Pengamanan dan Minta Maaf ke Korban
Aparat Smackdown Mahasiswa Berlanjut, Polisi yang Banting Mahasiswa Langgar SOP Pengamanan dan Minta Maaf ke Korban /



UTARA TIMES- Oknum polisi yang melakukan tindakan banting mahasiswa saat unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang berujung permintaan maaf dan dinyatakan melanggar SOP Pengamanan Kepolisian.

Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial yang berisi seorang polisi membanting mahasiswa saat unjuk rasa di trotoar jalan.

Aparat polisi yang mengenakan baju pengamanan lengkap itu nampak melakukan smackdown ke mahasiswa dan terekam kamera pada 13 Oktober 2021.

Korban berasal dari kelompok mahasiswa yang tergabung didalam organisasi kedaerahan HIMATA Banten Raya.

Baca Juga: Aparat Smackdown Mahasiswa di Tangerang, Fadli Zon: Hak Warga Negara Sampaikan Aspirasi, Police Brutality!

Diketahui, Video berdurasi 49 detik itu, Polisi berseragam hitam-hitam menyeret seorang mahasiswa menjauh dari kerumunan. Setelah terpisah dari kerumunan, Polisi kemudian membanting mahasiswa itu hingga punggungnya membentur beton trotoar.

Tidak sempat bergerak setelah dibanting, mahasiswa tersebut kemudian mengalami kejang-kejang.

Oknum polisi yang menjadi pelaku atas tindakan smackdown mahasiswa ini berasal dari anggota kepolisian Polresta Tangerang berinisial Brigadir NP.

Polisi yang banting mahasiswa itu menyampaikan permintaan maaf kepada korban berisinial MFA beserta keluarganya.

Permintaan maaf itu juga disampaikan Brigadir NP langsung dihadapan korban di Mapolresta Tangerang pada Rabu, 13 Oktober 2021

Halaman:

Editor: Anas Bukhori

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X